aku belum sempat saat teduh pagi ini... hiks..
biasanya pagi-pagi bangun tidur pasti kuraih buku kehidupanku dan menyerap kekuatanku untuk sepanjang hari...
tapi entah kenapa pagi ini rasanya pancuran air di kamar mandi lebih mengundangku untuk bergerak dan sesudahnya rentetan kesibukan lainnya seperti menarikku yang tanpa sadar pun segera mengikuti..
salahkah aku? kalau aku salah, apa sih sebenarnya kesalahanku? karena ada tauratku yang kulanggar? atau mungkin itu hanya tuduhan si jahat yang tidak perlu kulayani?
sebentar aku meneropong ke dalam hati nurani.. tidak ada yang salah di sana.. hanya memang harus kuakui kutemukan kerinduan di sana.. seperti seorang kekasih yang menanti-nantikan perhatian yang belum kunjung terjawab..
aku ga tau siapa merindukan siapa.. mungkin aku sendiri yang merindukanNya, atau itu Dia yang merindukanku.. tapi dari apa yang terjadi sepanjang pagi ini, sesuatu yang pasti telah kupelajari.. ternyata... melipat tangan, menundukkan kepala dan menutup mata, meminta RohNya memindahkanku ke surga agar aku dapat bertemu dengan Bapa, menyerahkan diriku dan seluruh hari untuk mendapat jamahanNya, adalah ritual yang tak dapat kutinggalkan..
sebagian orang menyebutnya ritual, tapi bagiku itu adalah kebutuhan.. agar aku dapat berjalan dipenuhi dengan damai sejahteraNya, sukacitaNya dan berkat-berkatNya..
20100414
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment